BONTANG–PT Pelni telah memprediksi puncak arus balik menggunakan moda transportasi laut dimulai 8 Mei. Tepatnya saat KM Binaiya tiba di Pelabuhan Loktuan. Kaltim Post pun mencoba mengakses situs milik PT Pelni, alhasil tiket yang disediakan untuk rute Awerange-Bontang telah habis terjual. Tiket itu dibanderol Rp 181 ribu.

Kepala PT Pelni Cabang Samarinda Syarif Hidayat mengatakan hingga saat ini belum mendapatkan informasi. Terkait jumlah penumpang yang akan tiba di Bontang dari Awerange. Angka itu biasanya diperoleh H-1 sebelum datang di pelabuhan tujuan.

“Untuk yang akan turun belum dapat kabar dari Awerange,” kata pria yang akrab disapa Ujang itu. Meski demikian, skema mobilisasi penumpang telah disiapkan oleh awak kapal. Nantinya penumpang yang turun duluan ialah mereka yang berada di dek empat kapal. Posisi di mana tangga kapal terhubung dengan dermaga. Kemudian menyusul dek tiga dan dua. Sementara dek lima juga bisa memakai anak tangga lainnya.

“Tetapi untuk dek lima ini belum bisa dipastikan apakah untuk turun atau penumpang yang mau mengambil barang kembali. Termasuk TKBM,” ucapnya.

Dia menjelaskan, nantinya penumpang turun akan didahulukan. Langsung menuju ke pintu samping pelabuhan. Sehingga tidak berpapasan dengan calon penumpang yang hendak berangkat di ruang tunggu. Tujuannya agar situasinya nyaman.

Bila proses mobilisasi penumpang turun cepat maka kapal segera dibersihkan. Kemudian disiapkan untuk embarkasi penumpang berangkat. Tetapi skema ini akan berubah jika kedatangan kapal terlambat. Utamanya karena faktor cuaca.

“Kalau datangnya telat potensi tambah waktu,” tutur dia. Diketahui KM Binaiya ini berkapasitas 999 penumpang. Dijadwalkan KM Binaiya akan bersandar sekitar pukul 12.00 Wita. Kemudian berangkat kembali empat jam setelah tiba. Sebelum masuk Kota Taman, kapal ini menempuh rute panjang. Mulai Bima-Labuan Bajo-Makassar-Awerange-Bontang.

Berdasarkan data di tiga keberangkatan saat arus mudik lalu. Tercatat 1.834 penumpang meninggalkan Bontang. Perinciannya, KM Binaiya pada 20 April mengangkut 431 penumpang menuju Awerange. Disusul KM Egon pada sehari berikutnya dengan 330 penumpang. Ditambah 34 kendaraan. Terakhir di 22 April KM Binaiya membawa 1.073 penumpang. Menuju Awerange-Makassar-Labuan Bajo-Bima. (rdh/k8)

ADIEL KUNDHARA

[email protected]