KARANG MUMUS. Warga dan para pedagang di Jalan P Hidayatullah, Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota, dibuat resah dengan ulah DN. Pria berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tersebut kerap berteriak, mengganggu hingga merusak dagangan warga.

DN juga kerap terlihat warga menenteng balok hingga senjata tajam (sajam) saat keluar rumah. Hal ini membuat warga semakin takut.

Akibat ulahnya, pria 44 tahun ini terpaksa digiring menuju mobil patroli Satpol PP Samarinda sebelum ulahnya semakin membahayakan warga. Agar keresahan warga tidak berlanjut, DN kemudian dibawa ke RS Atma Husada Mahakam, di Jalan Kakap, Samarinda Ilir bersama petugas dari Dinas sosial Kota Samarinda dan Kecamatan Samarinda Kota untuk mendapat penanganan.

Camat Samarinda Kota Anis Siswanti menyebut, pihaknya mendapat laporan warga yang resah dengan ulah DN. Agar tidak berlanjut tindakan pengamanan pun dilakukan.

DN pernah di rawat di RS Atma Husada Mahakam. Setelah keluar dari rumah sakit khusus gangguan jiwa tersebut, sakit yang diderita rupanya kambuh dan mengganggu ketenangan warga.

"Sempat kejar-kejaran juga untuk bisa mengamankan DN," ungkap Anis, Rabu (22/7)

Nur Jayda, Anggota TKSK Kecamatan Samarinda Kota menyebut, DN merupakan pasien ulangan yang pernah mereka tangani. Untuk mengantisipasi kerawanan di masyarakat, DN kembali dirujuk ke rumah sakit jiwa agar ditangani kembali.

"Setelah kondisinya kejiwaaanya stabil nanti kami kembalikan kepada pihak keluarganya," kata Jayda singkat. (kis/rin)