KAMPUNG BAQA. Tepat di pinggir Jalan Bung Tomo, Kelurahan Baqa, anggota Satrenarkoba Polresta Samarinda mengamankan seorang pemuda berinisial MA (18), Sabtu (17/9) lalu.

MA yang saat itu mengendarai motor Yamaha Mio Z warna hitam dengan nopol KT 2876 BCO itupun terperanjat, karena tak mengetahui pria yang datang untuk melakukan transaksi narkoba jenis ganja itu ternyata adalah polisi.

Bersama barang bukti sebungkus ganja seberat 1,26 gram yang disimpan di bungkus rokok dan sebuah lipatan kertas berwarna kuning berisi ganja seberat 1,11 gram yang hendak diberikan kepada polisi ketika transaksi, MA yang diketahui merupakan warga sekitar TKP itupun kemudian dikeler ke Polresta Samarinda.

Dari hasil pemeriksaan MA diketahui merupakan seorang pengedar. Ironisnya MA masih berstatus pelajar yang duduk di bangku kelas XII (kelas 3) salah satu SMK di Samarinda.

"Pengungkapan berawal dari informasi di TKP sering terjadi transaksi ganja. Kemudian anggota kami melakukan penyamaran sebagai pembeli dan menghubungi pelaku (MA, Red) melalui sambungan telepon untuk memesan ganja," kata Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, melalui Kasat Resnarkoba, Kompol Ricky Ricardo Sibarani.

Dalam pemeriksaan MA juga mengaku ganja itu didapatnya dari seseorang, yang kini masih dalam pendalaman kepolisian.

"Pelaku itu (MA, Red) statusnya pengedar. Kami masih terus periksa untuk mencari tahu siapa pemasoknya," pungkasnya.(oke/rin)